Presiden baru NKRI telah ditetapkan, pasangan Jokowi-JK sebentar lagi akan melangkah ke istana negara untuk melaksanakan amanah yang diberikan rakyat Indonesia, terasa ada angin segar menutupi Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Namun disisi lain beredar isu BBM akan naik, pro-kontra bermunculan semua mengatas namakan rakyat, Rakyat sudah menderita jangan ditambahi lagi sisi lain Negara butuh penghematan anggaran, apakah semua ini benar?
Yap, menurut penulis tidak sepenuhnya salah alasan tersebut, karena menurut pemantauan penulis setiap ada isu kenaikan BBM toh harga sudah merangkak naik apalagi kalo benar-benar naik kenaikannya jauh melebihi persentase kenaikan bbm dan seandainya tidak jadi naikpun ,harga sulit turun kembali, lucukan...??? itulah kebiasaan di indonesia
Terus bagaimana langkah selanjutnya? Yang manakah kita dukung? yang pro atau yang kontra? semuanya terserah anda. Bagi penulis sendiri kalau memang naik jalan terbaik diantara terjelek putuskan naik tapi dengan catatan barang harus tersedia itu yang penting, pengawasan lebih ditingkatkan lagi sehingga tepat sasaran penggunaan dana negara. Untuk pengawasan BBM, masyarakat harus dilibatkan termasuk lembaga-lembaga independen yang berorientasi kepada kemakmuran rakyat.
No comments:
Post a Comment