Thursday, September 25, 2014

Save Your Future Save Your Life

    Insurance make your future : better


    1. Apakah anda sudah mempersiapkan masa depan anda 10 tahun kedepan? atau 20 tahun kedepan untuk anak anda? Sudah cukupkah jaminan untuk pendidikan anak-anak anda sampai dengan universitas? Atau sudah tersedia jaminan kesehatan anda dan keluarga bila sakit atau mengalami musibah?
    2. Jika sudah, berapa besarnya? Bentuknya seperti apa? menabung? investasi emas, rumah, tanah atau mobil?
    3. Seberapa besar resiko simpanan atau investasi anda, artinya jika hilang, terbakar atau bahkan mungkin menimbulkan konflik diantara anak-anak dan keluarga anda setelah anda tinggalkan nantinya.
    4. Jika semuanya sudah cukup maka anda sudah sempurna dan berbahagialah.
    Namun ada satu pertanyaaan lagi untuk anda :
    "resiko apakah menurut anda yang paling besar dan paling sulit dalam hidup ini?"
    Apakah sakit, kecelakaan, cerai, rumah terbakar, putus kerja atau bahkan meninggal dunia? Jika jawaban anda adalah yang saya sebutkan ini maka jawaban anda tidak sepenuhnya salah. Namun masih ada yang lebih besar, apa itu?
    "Panjang Umur"
    Mengapa saya katakan panjang umur adalah resiko, karena semakin tua anda maka semakin besar perhatian khusus untuk anda, baik makanan, kesehatan, psykologi, perhatian, apakah anda ingin merepotkan anak-anak anda? Tentu jawaban anda tidak bukan.

    Disinilah anda perlu mempersiapkan masa depan anda dan keluarga anda. Dengan cara bagaimana?
    "ASURANSI / insurance"
    save your future save your life
    foto ini diambil dari tokio marine life insurance
    Disini peran asuransi untuk menyiapkan masa depan anda, menyiapkan jaminan kesehatan, penghasilan maupun menyiapkan warisan kepada anak-anak dan keluarga anda sehingga diantara mereka tidak terjadi konflik perebutan warisan dimasa mendatang. Untuk prioritasnya akan kita lanjutkan diepisode berikutnya ya dah capek bertanya. terima kasih.

    Tuesday, September 23, 2014

    BBM naik apa yang terjadi

    Presiden baru NKRI telah ditetapkan, pasangan Jokowi-JK sebentar lagi akan melangkah ke istana negara untuk melaksanakan amanah yang diberikan rakyat Indonesia, terasa ada angin segar menutupi Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

    Namun disisi lain  beredar isu BBM akan naik, pro-kontra bermunculan semua mengatas namakan rakyat, Rakyat sudah menderita jangan ditambahi lagi sisi lain Negara butuh penghematan anggaran, apakah semua ini benar? 

    Yap, menurut penulis tidak sepenuhnya salah alasan tersebut, karena menurut pemantauan penulis setiap ada isu kenaikan BBM toh harga sudah merangkak naik apalagi kalo benar-benar naik kenaikannya jauh melebihi persentase kenaikan bbm dan seandainya tidak jadi naikpun ,harga sulit turun kembali, lucukan...??? itulah kebiasaan di indonesia

    Terus bagaimana langkah selanjutnya? Yang manakah kita dukung? yang pro atau yang kontra? semuanya terserah anda. Bagi penulis sendiri kalau memang naik jalan terbaik diantara terjelek putuskan naik tapi dengan catatan barang harus tersedia itu yang penting, pengawasan lebih ditingkatkan lagi sehingga tepat sasaran penggunaan dana negara. Untuk pengawasan BBM, masyarakat harus dilibatkan termasuk lembaga-lembaga independen yang berorientasi kepada kemakmuran rakyat.


    Monday, September 8, 2014

    BISNIS ONLINE LEWAT FACEBOOK bagian 1

    Berapa pulsa yang anda habiskan untuk berfacebook ria atau BBM an, atau Instagraman atau Twitteran setiap bulannya? apakah hanya sekedar hobby saja atau sekedar curhat...? betapa sederhana jawaban ini, namun mungkin belum terpikirkan bagi anda bagaimana seandainya hobby dan curhat anda tersalurkan tapi dapat duit juga, woouuu keren bro.

    Apa iya masak bisa dapat uang dari facebook atau jejaring soial lainnya, sungguh memang bisa dan bisa, tinggal bagaimana anda menyikapinya, mau apa tidak.

    Jaman sekarang semua bisa dijual online, gak punya barang? bisa, caranya ikut menjualkan barang orang lain, ordernya kepada anda, kirimnya langsung dari pemilik barang, uenak to...? anda mendapat selisih harga atau komisi dari penjual atau kedua duanya, kenyang to?

    Disinilah peran Facebook yang menyediakan bermacam sarana yang bisa kita gunakan untuk menjual online pertama-tama prioritaskan dikalangan kontak anda terlebih dahulu, selanjutnya mengembang ke group-group lainnya.

    Oke... kita bahas yang pertama dulu, anda bisa memanfaatkan "group facebook" untuk memulai usaha online anda.
    Bisnis online lewat facebook bagian 1

    A. Membuat Group:

    1. Silakan login/buka facebook anda
    2. Selanjutnya klik create group(buat group)
    3. buat nama group yang gampang diingat orang, sesuai barang yang anda jual atau sesuai komunitas
    4. isi anggota group nya, mungkin beberapa orang kontak anda dulu nanti ditambahi kalau sudah jadi
    5. tentukan jenis group anda umum, khusus atau tertutup, kalau memang dah diniati langsung aja umum
    6.. Selanjut anda ikutin petunjukkan sampaii selesai

    B. Menawarkan/menjual :

    1. Anda pilih foto/image dari barang yang anda jual, bisa langsung anda foto atau copy paste dari link orang lain kemudian diedit misalnya memberi kode atau harga perunitnya.
    2. Tempelkan /paste di  kolom "write post/berita"
    3. Beri komentar anda tentang yang anda jual, jangan lupa tuliskan no HP atau pin BB anda untuk dihubungi
    4. hampir lupa tuliskan bahwa biaya ditanggung pembeli, agar pembeli tidak merasa dibohongi.
      
    C. Transaksi :

    1. Setelah anda dihubungi calon pembeli berikan penjelasan, transfernya ke nomor rekening anda.
    2. informasikan pengiriman menggunakan apa agar bisa tepat waktu
    3. jika "deal" periksa rekening anda untuk memastikan ada tidaknya transferan dari pembeli.
    4. kalau memang sudah masuk rekening, silakan kirim barang jika barang itu milik anda sendiri, jika punya teman atau link orang lain segera informasikan kepada pemilik barang agar mengirim ke alamat pembeli

    sampai disini dulu ya... nanti akan kita lanjutnya dengan fasilitas facebook lainnya.

    Friday, September 5, 2014

    hemat pangkal kaya

    Cara berbelanja efektif :

    hemat pangkal kaya

    Anda mungkin menganggap sepele  tentang belanja, karena pada prinsipnya orang berfikir sepanjang duit ada, pengeluaran kok mesti diatur atur (kok ribet..) namun hal ini perlu dan penting untuk menerapkan kedisiplinan diri dan keuangan. 
    Dan kita harus tahu bahwa setiap tindakan yang kita lakukan akan menjadi panutan anak-anak kita, kalau kita boros maka dibenak anak juga tertanam boros, kalau kita pelit anak juga pelit, padahal yang benar tidak boros dan tidak pelit tapi sesuai dengan kebutuhan.

    Waduh gan kok jadi ngelantur menasehati, kembali ke laptop aja!!!!!!
    a. Secara Umum :
    1. Pertama kita harus membuat perencanaan pengeluaran rutin setiap bulannya
    2. Jika masih ada sisa penghasilan baru menyusun pengeluaran tambahan seperti beli baju, buku, tv baru, beli mobil, perbaikan rumah, rekreasi (ini penting lo) 
    3. Melakukan pengurutan/ranking berdasarkan paling mendesak dan kemampuan
    4. Memilih tempat pembelanjaan, jumlah dan kwalitas barang yang akan dibeli. mengapa? banyak orang beli satu sabun mandi aja ke mall karena lebih murah Rp.100,- tanpa memikirkan parkir kendaraannya Rp.1000,-   (tapi gak papa sekedar cuci mata hehehhe)
    5. Mengarsip semua pengeluaran dalam satu buku kalau perlu beserta bon/kwitansinya (ribet lagi..he..hee masak parkir Rp.1000 dicatat, gawat juga nih bagi ibu-ibu yang sering kesalon ketahuan pengeluarannya banyak...), karena ini akan membantu anda untuk membuat prioritas pengeluaran bulan berikutnya.
    6. Akhir bulan evaluasi pengeluaran dan penghasilan. 
    b. Khusus :
    1. Membeli sesuatu sesuai dengan kebutuhan saja bukan faktor gengsi, emosi atau iri sama tetangga atau pacar apalagi pacar gelap.
    2. Beli yang berkwalitas baik walau dengan harga lebih mahal, jika memang digunakan untuk jangka panjang.
    3. Perhatikan lokasi pembelian dengan waktu pembelian, apakah cukup dipasar tradisional atau supermarket atau sedang ada promo
    4. Cara pembelian sekarang banyak sekali penawaran dari pihak penjual yang menggiurkan walau kadang menyesatkan, cara pembelian bisa dengan cash, kredit, kartu kredit, online tinggal anda pilih sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan.
    Mudah-mudah dengan trik sedikit ribet ini, "pepatah lebih besar pasak dari pada tiang" tidak terjadi, sehingga tidak menimbulkan permasalahan dikemudian hari baik untuk diri sendiri maupun keluarga.
    Sampai disini dulu ya tipsnya, selamat bekerja.